NGAWI, forumnusantara.com/ – Sebagai lembaga negara pengawas penyelenggaraan pelayanan publik, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Timur hadir langsung di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Ngawi untuk memberikan layanan jemput bola kepada masyarakat. Rabu (4/3/26)
Kegiatan bertajuk penerimaan dan verifikasi laporan (PVL) on the spot ini digelar di MPP karena lokasi tersebut menjadi pusat layanan yang banyak dikunjungi warga.
Ombudsman membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam pelayanan publik, baik yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, BHMN, hingga badan swasta maupun perseorangan.
Achmad Khouruddin, Kepala Keasistenan PVL Ombudsman, menjelaskan bahwa setiap tahun Ombudsman membuka bidang penerimaan dan verifikasi laporan guna menindaklanjuti aduan masyarakat.
“Kalau KPK itu pengawasannya di keuangan, kalau Ombudsman di bagian pelayanannya,” tegas Ahmad.
Menurutnya, dalam kegiatan jemput bola di MPP ini, masyarakat dapat langsung berkonsultasi apabila mengalami kesulitan dalam pelayanan. Jika pelapor hadir di lokasi, laporan dapat segera diproses. Bahkan, tim gabungan pemeriksaan (tim riksa) atau tim investigasi juga disiagakan untuk melakukan tindak lanjut secara cepat terhadap laporan yang masuk.

“Kami ingin memastikan laporan masyarakat bisa langsung ditindaklanjuti. Jika pelapornya ada di sini hari ini, langsung kami proses bersama tim,” ujarnya.
Achmad juga berharap dapat difasilitasi kegiatan talkshow selama pelaksanaan layanan yang dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat terkait fungsi dan peran Ombudsman dalam pengawasan pelayanan publik.
Kehadiran Ombudsman di MPP Ngawi mendapat sambutan positif dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ngawi, Kusumahadi Widjajanto.
Ia menyampaikan bahwa pengawasan yang dilakukan Ombudsman menjadi masukan penting dalam upaya peningkatan kualitas layanan.
“Kalau saya, ini hal yang positif bagi kami. Tugas kami melayani masyarakat dan mereka tugasnya mengawasi. Memberikan masukan dan saran akan menjadi koreksi bagi kami untuk evaluasi dan memperbaiki pelayanan. Kami senang karena pelayanan memang harus selalu ditingkatkan dan kami berkomitmen untuk terus memperbaiki,” ungkapnya.
Melalui kegiatan jemput bola ini, diharapkan masyarakat Ngawi semakin mudah mengakses layanan pengaduan serta mendapatkan kepastian dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih baik dan akuntabel.
