MADIUN, forumnusantara.com/ – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab), dinamika di tubuh DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun mulai menghangat. Isyarat munculnya wajah-wajah baru yang muda dan segar semakin menguat, seolah menandai fase regenerasi dalam kepemimpinan partai.

Pergerakan ini memunculkan spekulasi: apakah Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun, yang akrab disapa Mbah Tarom, akan segera mengakhiri masa jabatannya?

Diketahui, di bawah kepemimpinan mantan Bupati Madiun dua periode tersebut, PKB sempat mencatatkan capaian signifikan dengan meraih 13 kursi di DPRD Kabupaten Madiun.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Madiun, Nuryanto, tak menampik adanya dorongan kuat untuk menghadirkan kader-kader muda sebagai bagian dari adaptasi terhadap perkembangan zaman.

“Bukan soal pensiun atau tidak, yang terpenting adalah munculnya generasi muda. Namun, peran senior tetap penting sebagai mentor yang kaya pengalaman,” ujarnya saat dihubungi Sinergia, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, Muscab PKB bukan sekadar ajang pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, forum ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus perumusan arah strategis partai ke depan.

“Muscab bukan arena perebutan suara, tapi musyawarah mufakat. Nama-nama kader yang dinilai potensial akan diajukan dan disepakati bersama oleh peserta,” jelasnya.

Nama-nama tersebut nantinya akan mengikuti tahapan uji kelayakan yang diselenggarakan oleh DPP PKB. Dari proses itu, DPP akan menentukan sosok yang dinilai paling tepat untuk mengemban amanah sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026–2031.

“Keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PKB,” pungkas Nuryanto.