MADIUN, forumnusantara.com/ – Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa terjadi di Jalan PB Sudirman, Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan sebuah truk boks bernomor polisi AE 9588 NK dengan bus antarkota milik Sumber Selamat jurusan Surabaya–Yogyakarta bernomor polisi W 7202 UP yang saat itu tengah berhenti di bahu jalan karena mengalami kerusakan.

Akibat benturan keras tersebut, sopir truk boks dilaporkan meninggal dunia setelah sempat terjebak di dalam kabin kendaraan yang ringsek. Proses evakuasi berlangsung kurang lebih 30 menit sebelum korban akhirnya berhasil dikeluarkan oleh petugas bersama warga sekitar.

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Caruban untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, identitas pengemudi truk masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Pengemudi bus, Yoga Francisco, warga Jombang, menjelaskan bahwa kendaraannya sudah berhenti di lokasi sejak pagi sekitar pukul 06.30 WIB karena mengalami gangguan teknis.

“Bus mengalami kerusakan sejak pagi dan kami sudah menepi di depan rumah Ibu Lurah. Lampu hazard juga sudah dinyalakan sebagai tanda kendaraan sedang berhenti,” ujarnya di lokasi kejadian.

Saat insiden berlangsung, Yoga mengaku dirinya bersama dua kru lain tengah beristirahat di luar bus sehingga tidak melihat langsung detik-detik tabrakan.

“Saat kejadian kami sedang tidur di luar bus. Tiba-tiba terdengar benturan keras, lalu bus sempat menyala dan bergerak sendiri akibat tertabrak,” katanya.

Ia memastikan tidak ada korban dari pihak kru bus dalam kejadian tersebut. Namun, dampak benturan juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

“Syukur alhamdulillah kru selamat semua, tidak ada yang terluka. Hanya saja ada rumah warga yang ikut terdampak,” tambahnya.

Berdasarkan informasi dari warga, truk boks diduga sempat oleng ke arah kiri sebelum menabrak bus tanpa meninggalkan bekas pengereman.

“Menurut warga, truk terlihat oleng lalu langsung menghantam bus. Tidak ada tanda pengereman, sehingga diduga pengemudi mengantuk,” ungkapnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.