Bangkalan, forumnusantara.com/ – Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bangkalan menggelar istighasah bersama sebagai bentuk penguatan spiritual di tengah tekanan ekonomi global yang kian terasa.

Acara ini rutin digelar di Masjid Al-Mustofa Yannas. dan menjadi wadah pembinaan rohani bagi pedagang kecil yang kini menghadapi tantangan berat.

Selain istighasah, kegiatan juga diisi dengan khotmil Quran. Menurut Pembina Persatuan PKL Bangkalan, Muchlis Suryani, agenda tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan sudah menjadi tradisi yang dijalankan bergantian.

“Kadang istighotsah, kadang khotmil Quran. Tujuannya untuk memperkuat mental dan spiritual para pedagang,” ujarnya, Selasa (21/4/26).

Muhlis menuturkan, gejolak ekonomi global berdampak langsung pada UMKM. Harga bahan baku terus naik, sementara daya beli masyarakat menurun. Kondisi ini membuat pelaku usaha sulit menaikkan harga jual, sehingga margin keuntungan semakin tertekan.

“Modal bertambah, tapi harga jual tidak bisa dinaikkan. Situasi ini membuat usaha jadi tidak kondusif,” jelasnya.

Di tengah tekanan tersebut, istighotsah diyakini mampu menghadirkan ketenangan sekaligus harapan agar kondisi ekonomi kembali membaik.

“Mudah-mudahan dengan doa bersama, usaha kami diberi keberkahan dan ekonomi bisa normal lagi,” harap Muhlis.

Selain penguatan spiritual, para pelaku UMKM juga menekankan perlunya perhatian serius dari pemerintah daerah. Mereka meminta agar kebijakan yang dikeluarkan tidak menambah beban, melainkan benar-benar berpihak pada usaha kecil.

“Kalau serius memberdayakan UMKM, bisa dilihat dari anggarannya. Kalau besar berarti serius, kalau kecil berarti belum maksimal,” pungkasnya.