Bangkalan, forumnusantara.com/ – Persoalan sampah di Kabupaten Bangkalan makin pelik. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) disebut membuang sampah di lahan Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, yang sejatinya direncanakan sebagai kawasan Islamic Science Park. Langkah ini langsung ditolak pemerintah desa.
Kepala Desa Sukolilo Barat, Muhammad Faiq, menegaskan tidak ada persetujuan resmi dari pihak desa maupun masyarakat terkait penggunaan lahan tersebut.
“Dalam musyawarah tidak ada kesepakatan. Justru warga banyak mengeluh soal dampak lingkungan dan kesehatan,” kata Faiq, Rabu (6/5/2026).
Penolakan itu dituangkan dalam surat resmi bernomor 141/3/433/312.6/2026. Pemerintah desa bersama warga menolak Dusun Berek Lorong dijadikan lokasi pembuangan sampah.
“Kami minta DLH mencari alternatif lain. Jangan sampai warga dirugikan,” tegasnya.
Setiap hari, sekitar 15 truk sampah diangkut dari Bangkalan. Namun ketiadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) membuat penanganan sampah terkesan tanpa arah.
Warga khawatir tumpukan sampah di lahan Islamic Science Park akan mencemari lingkungan dan menurunkan kualitas hidup.
Faiq menyebut, masyarakat kecewa karena lahan yang seharusnya menjadi proyek strategis justru berubah fungsi.
“Awalnya dirancang untuk Islamic Science Park, tapi kenyataannya jadi tempat buang sampah. Ini ironi,” ujarnya.
