PAMEKASAN, forumnusantara.com/ – Ahli Astronomi Islam UIN Madura, Achmad Mulyadi, memprediksi 1 Zulhijah 1447 H di Indonesia jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Prediksi ini berdasarkan hasil perhitungan hisab dengan mengacu pada kriteria visibilitas hilal MABIMS.
Menurut Achmad, ijtimak akhir bulan Zulqaidah 1447 H terjadi pada Ahad, 17 Mei 2026 pukul 03.02 WIB. Saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia pada hari yang sama, posisi hilal sudah berada di atas ufuk.
“Berdasarkan hasil perhitungan astronomi, posisi hilal telah memenuhi kriteria baru MABIMS,” ujarnya, Selasa 12 Mei 2026.
Data hisab menunjukkan tinggi hilal saat magrib 17 Mei 2026 berkisar 3,6° hingga 7,2°, dengan elongasi 8,9° hingga 10,6°. Angka tersebut memenuhi syarat MABIMS, yaitu tinggi hilal minimal 3° dan elongasi minimal 6,4°.
Dengan perhitungan itu, 1 Zulhijah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Hari Arafah 9 Zulhijah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026, dan Hari Raya Iduladha 10 Zulhijah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Meski begitu, Achmad menegaskan penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama RI. Pemerintah akan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal di berbagai titik pengamatan di Indonesia sebelum mengumumkan keputusan final.
