NGAWI, forumnusantara.com/ – Penurunan drastis dana desa tak membuat Pemerintah Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi berhenti membangun. Di tengah anggaran yang menyusut lebih dari separuh, pemerintah desa tetap menggenjot pembangunan infrastruktur demi menjaga akses dan kenyamanan warga.
Salah satu proyek yang kini dikerjakan yakni pavingisasi jalan di Dusun Kuncen RT 005 RW 004 Desa Tambakromo. Pembangunan menggunakan Dana Desa (DD) dengan volume 2,5 x 122 meter dan anggaran sebesar Rp73.253.900.
Kepala Desa Tambakromo, Tutik Purwati, menegaskan penurunan anggaran tidak boleh menjadi alasan pembangunan terhenti.
“Meski dana desa sekarang turun drastis, kami tetap memprioritaskan pavingisasi jalan. Walaupun nilainya kecil, tetap kami maksimalkan demi kebutuhan warga,” ujar Tutik, Selasa (19/5/2026).
Tutik menyebut Dana Desa Tambakromo pada 2025 mencapai Rp951.341.000. Namun pada 2026 hanya tersisa Rp359.636.000 atau turun lebih dari 60 persen.
Meski diterpa keterbatasan anggaran, Pemdes Tambakromo memilih fokus pada pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat, terutama akses jalan lingkungan yang selama ini menjadi kebutuhan warga.
Menurutnya, pavingisasi jalan di Dusun Kuncen diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kenyamanan lingkungan, terutama saat musim hujan.
“Harapan kami pembangunan ini benar-benar bermanfaat bagi warga dan mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat,” pintanya.
Pembangunan tersebut juga mendapat respons positif dari warga. Salah seorang warga Dusun Kuncen mengaku senang karena jalan lingkungan kini lebih nyaman dilalui dan tidak lagi becek saat hujan turun.
“Katanya anggarannya sekarang berkurang, tapi kami salut. Ini jadi bentuk komitmen pemerintah desa dalam menjaga pemerataan pembangunan di tingkat bawah,” ujarnya.
Di tengah turunnya dana desa secara signifikan, langkah Pemdes Tambakromo dinilai menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak selalu menghentikan pembangunan jika pengelolaan dan prioritas dilakukan secara tepat.
