PAMEKASAN, forumnusantara.com/ – Seorang penumpang sepeda motor tewas seketika setelah ditabrak bus yang langsung melarikan diri di Jalan Raya Pamekasan-Sumenep. Peristiwa terjadi di depan Masjid Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan sekitar pukul 00:30. Jumat [22/5/2026]
Korban tewas diketahui berinisial MN, warga Desa Giring, Kecamatan Manding, Sumenep. Ia membonceng sepeda motor Suzuki Smash Nopol M-6477-WC yang dikemudikan MS.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama, kecelakaan bermula saat motor yang dikendarai MS melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di lokasi, pengendara bermaksud putar balik ke arah selatan.
“Saat bersamaan muncul bus berkecepatan tinggi dari arah utara. Jarak sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak bisa dihindari,” ujar Yoni Evan, Jumat [22/5/2026].
Benturan keras membuat kedua pengendara terpental ke aspal. Usai menabrak, bus tidak berhenti dan terus melaju ke arah selatan meninggalkan lokasi kejadian.
Akibat peristiwa itu, MN meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara MS mengalami luka berat dan langsung dievakuasi warga bersama petugas ke fasilitas kesehatan terdekat.
Laporan warga yang masuk ke Polsek Larangan langsung ditindaklanjuti. Tim piket yang dipimpin Ka SPKT 1 AIPTU Heri Purnomo bersama AIPTU Samsul Ma’arif dan AIPDA Hanafi segera menuju TKP untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara.
Petugas sempat terkendala saat menggali keterangan saksi karena kondisi hujan deras saat kejadian. Dari hasil olah TKP awal, polisi menduga faktor utama kecelakaan adalah kurang hati-hatinya pengendara motor saat hendak putar balik di jalan raya.
“Penanganan perkara dan barang bukti sudah dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Satlantas Polres Pamekasan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan bus pelaku tabrak lari,” jelas Yoni Evan.
Polisi mengimbau masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait bus tersebut untuk segera melapor ke Satlantas Polres Pamekasan.
