SAMPANG, forumnusantara.com/ – Pemerintah Kabupaten Sampang terus mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat pesisir melalui penyelenggaraan berbagai event daerah. Salah satunya ditunjukkan dengan kehadiran Bupati Sampang H. Slamet Junaidi pada Festival Jhuko’ Tonoh yang berlangsung di Pantai Lon Malang, Sabtu.
Bupati Sampang hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sampang dan meninjau langsung sejumlah stan UMKM yang menampilkan aneka produk kuliner khas pesisir. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sampang tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal dan nelayan di wilayah pesisir utara.
Festival Jhuko’ Tonoh turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiyawan, Direktur Human Capital Perum Bulog, para kepala perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang.
Kegiatan yang digelar selama dua hari, 13 hingga 14 Desember 2025, tersebut dikemas sebagai festival kuliner dan budaya pesisir. Event ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sampang ke-402, dengan menghadirkan bazar UMKM dan berbagai hiburan bagi pengunjung.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiyawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Festival Jhuko’ Tonoh merupakan salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam mempromosikan destinasi wisata unggulan di wilayah pesisir utara, khususnya Pantai Lon Malang.
Menurutnya, penyelenggaraan festival berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, nelayan, dan pengelola destinasi wisata.
“Festival Jhuko’ Tonoh menjadi momentum untuk mengangkat potensi pesisir serta memperluas promosi pariwisata di wilayah utara Sampang agar kunjungan wisata dapat lebih merata,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sampang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari panitia, sponsor, media partner, komunitas nelayan, pelaku UMKM, hingga masyarakat setempat yang telah berkolaborasi menyukseskan festival tersebut.
