NGAWI, forumnusantara.com/ – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Waduk Sangiran, Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Sabtu (20/6/2026).

Destinasi wisata yang selama ini dikenal dengan panorama alamnya itu mendadak dipenuhi ratusan perempuan yang antusias mengikuti Senam Rekreasi yang digelar Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Ngawi.

Di bawah langit cerah dan hamparan air waduk yang menenangkan, para peserta bergerak kompak mengikuti irama senam. Suasana meriah semakin terasa ketika Ketua Perwosi Kabupaten Ngawi, Ineke Dwi Rianto Jatmiko, hadir langsung memimpin kegiatan sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta.

Ineke yang juga istri Wakil Bupati Ngawi menegaskan bahwa perempuan masa kini dituntut tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga kebugaran agar mampu menjalankan berbagai peran dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadilah wanita yang tidak hanya sehat, tetapi juga bugar. Kesehatan dan kebugaran adalah modal penting bagi perempuan untuk menjalankan perannya di keluarga maupun masyarakat,” ujar Ineke disambut tepuk tangan dan sorak semangat para peserta.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai anggota Perwosi, guru PAUD dan TK, kader desa hingga masyarakat umum. Mereka tampak larut dalam suasana penuh kebersamaan yang dikemas dengan nuansa rekreatif.

Menurut Ineke, kegiatan senam rekreasi merupakan agenda rutin Perwosi sebagai upaya memasyarakatkan olahraga kepada seluruh lapisan masyarakat. Jika sebelumnya lebih banyak menyasar kalangan remaja, kini Perwosi membuka kesempatan lebih luas tanpa batasan usia.

“Tujuan utama kami adalah memasyarakatkan olahraga. Sasaran utamanya perempuan dan anak-anak, tetapi tahun ini tidak ada batasan. Siapa saja yang ingin hidup sehat bisa ikut bergabung,” katanya.

Perwosi memilih senam sebagai media kampanye hidup sehat karena dinilai menjadi olahraga yang paling mudah dijangkau masyarakat.

“Kami memilih senam karena olahraga ini sederhana, murah, dan bisa dilakukan siapa saja. Dengan senam, masyarakat lebih mudah membiasakan diri berolahraga secara rutin,” tambahnya.

Tak hanya mengajak masyarakat berolahraga, kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi itu juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Waduk Sangiran kepada masyarakat luas.

Ketua panitia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberbening, Hanif Hernawan, mengapresiasi dipilihnya Waduk Sangiran sebagai lokasi kegiatan berskala kabupaten tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Perwosi yang digelar di Waduk Sangiran. Selain mengajak masyarakat hidup sehat, kegiatan ini juga membantu mengenalkan potensi wisata Desa Sumberbening kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkap Hanif.

Menurutnya, kehadiran ratusan peserta dari berbagai wilayah menjadi promosi efektif bagi Waduk Sangiran yang kini terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi unggulan di Kecamatan Bringin. Semangat para peserta di kawasan waduk menjadi bukti bahwa olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

“Perwosi Ngawi tidak hanya mengampanyekan hidup sehat dan bugar, tetapi juga mengangkat potensi wisata lokal agar semakin dikenal dan dicintai masyarakat,” pungkas Hanif.