NGAWI, forumnusantara.com/ – Dalam suasana penuh kehangatan di bulan suci Ramadan, Kodim 0805/Ngawi menggelar acara silaturahmi bersama awak media. Kegiatan tersebut berlangsung di pendopo rumah Joglo milik Bapak Nely di Geneng, Ngawi, sebagai upaya mempererat sinergi antara aparat dan insan pers. Senin (9/3/26)

Acara tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim 0805/Ngawi Letkol Arh. Setu Wibowo, Kajari Ngawi Beni Hermanto, Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, anggota DPRD Ngawi Haris Agus Susilo, serta perwakilan asosiasi wartawan dan insan pers di Kabupaten Ngawi.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ngawi, Zainal Abidin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan serta jamuan yang diberikan oleh Kodim 0805/Ngawi.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan kepada insan pers yang selama ini turut berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Kajari Ngawi Beni Hermanto menegaskan bahwa sinergitas antara aparat penegak hukum (APH) dengan insan pers sangat penting untuk terus dijaga. Ia menyebutkan bahwa media memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

“Sinergitas antara APH dengan rekan-rekan pers harus terus terjalin dengan baik. Pers memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Ngawi melalui pemberitaan yang positif sehingga dapat menciptakan iklim investasi yang baik bagi perusahaan-perusahaan ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0805/Ngawi Letkol Arh. Setu Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan bentuk kebersamaan dan persaudaraan antara TNI dengan insan pers.
Ia mengungkapkan bahwa selama hampir dua tahun bertugas sebagai Dandim Ngawi, dirinya merasa memiliki kedekatan dengan daerah tersebut bahkan telah ber-KTP Ngawi.

“Saya hampir dua tahun menjadi Dandim Ngawi dan sudah ber-KTP Ngawi. Ngawi ini sudah seperti rumah kedua bagi saya. Meski nanti bertugas di mana pun, saya tetap ingin menjadi bagian dari saudara-saudara di Ngawi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa pers merupakan ujung tombak dalam pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif dan bertanggung jawab.

“Pers adalah ujung tombak pembangunan berkat perannya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun tentu pemberitaan harus disampaikan secara benar dan tidak dibuat-buat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi geopolitik saat ini tidak sepenuhnya stabil, sehingga diperlukan sinergi dan persatuan dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

“Situasi geopolitik saat ini tidak baik-baik saja. Karena itu kita harus terus bersinergi dan bersatu. Rekan-rekan media juga menjadi ujung tombak agar Ngawi tetap adem ayem. Di daerah lain mungkin terjadi aksi demo, tetapi Ngawi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Acara silaturahmi tersebut kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta pemberian bingkisan kepada para tamu undangan. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung.