NGAWI, forumnusantara.com/ – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi terus mematangkan persiapan pelaksanaan Lomba 3M bagi anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB). Untuk memastikan kegiatan berjalan optimal, puluhan penilik dan pengawas pendidikan menggelar rapat koordinasi (rakor) di Aula Graha Dwija Bhakti, Kamis (3/4/2026).

Rakor tersebut difokuskan pada pembahasan teknis pelaksanaan lomba sekaligus penyamaan persepsi antara penilik dan pengawas di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas, Dionysia Wahyu Nurjati, menjelaskan bahwa Lomba 3M merupakan kegiatan yang dirancang untuk mengasah kemampuan anak usia dini melalui aktivitas kreatif dan edukatif.

“Rapat koordinasi ini membahas pelaksanaan Lomba 3M untuk TK dan KB. Lomba 3M, yaitu mewarnai, menggunting, dan menempel, bertujuan mengembangkan kreativitas, motorik halus, serta kemampuan seni anak usia dini melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif,” ujarnya.

Menurutnya, rakor ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan matang sebelum pelaksanaan lomba.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga menjadwalkan rakor lanjutan bersama Bunda PAUD pada 22 April 2026 mendatang guna memfinalisasi seluruh kebutuhan kegiatan.

Dionysia berharap masing-masing kecamatan dapat mengirimkan peserta terbaik yang memiliki bakat dan potensi unggul, sehingga lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan diri anak.

“Kami berharap peserta yang dipilih merupakan anak-anak terbaik dari masing-masing kecamatan, sehingga lomba ini benar-benar menjadi ajang pengembangan potensi anak,” tambahnya.

Rencananya, kegiatan lomba akan digelar di kawasan Kepatihan. Pemilihan lokasi tersebut juga memiliki nilai edukatif tersendiri bagi anak-anak.

“Pemilihan lokasi Kepatihan bukan tanpa alasan, tetapi sebagai upaya mengenalkan lingkungan Kepatihan kepada anak-anak,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah positif untuk menumbuhkan kreativitas, keberanian, dan kemampuan motorik anak sejak usia dini, sekaligus mempererat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan anak usia dini di Kabupaten Ngawi.