MADIUN, forumnusantara.com/ – Pengukuhan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Madiun digelar di Ruang Rapat Graha Eka Kapti sebagai langkah strategis dalam memperkuat eksistensi dan peran koperasi di tengah dinamika perekonomian saat ini.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa Dekopinda memiliki tanggung jawab besar dalam menggerakkan dan membina koperasi agar lebih aktif, profesional, serta mampu menjawab tantangan zaman.

“Dengan pengukuhan ini, kami berharap jajaran Dekopinda semakin siap dan aktif dalam menjalankan tugasnya untuk memajukan koperasi di Kabupaten Madiun,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang saat ini mulai berkembang di berbagai Desa. Ia berharap koperasi tersebut dapat dikelola dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“KDMP yang sudah terbentuk ini harus dirawat dan dikembangkan secara serius. Harapannya bisa menjadi koperasi yang kuat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga,” ungkapnya.

Jajaran pengurus Dekopinda Kabupaten Madiun saat prosesi pengukuhan di Ruang Rapat Graha Eka Kapti. (Foto : EK).

Ia menambahkan, konsep koperasi harus tetap berpegang pada prinsip dasar sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.

“Koperasi itu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Jangan sampai keberadaannya justru merugikan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai upaya peningkatan kualitas pengelolaan koperasi, Pemerintah Kabupaten Madiun akan mendorong pelatihan bagi sumber daya manusia koperasi. Setiap Desa yang memiliki KDMP direncanakan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti pembinaan yang difasilitasi Dekopinda.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang manajemen koperasi, sehingga dari total 206 KDMP yang ada, seluruhnya dapat berjalan optimal dan sesuai prinsip perkoperasian.

Di era globalisasi, Bupati juga mengingatkan bahwa koperasi tidak bisa terlepas dari persaingan usaha yang semakin ketat. Oleh karena itu, koperasi dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing.

“Persaingan tidak bisa dihindari, maka koperasi harus mampu bersaing dan menjadi yang terbaik,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah juga membuka peluang penambahan tenaga melalui formasi PPPK di bidang koperasi guna memperkuat pembinaan dan pengawasan.

Melalui pengukuhan ini, Dekopinda Kabupaten Madiun diharapkan mampu menjadi motor penggerak kebangkitan koperasi yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “Bersahaja” (bersih, sehat, dan sejahtera), demi terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.