PAMEKASAN, forumnusantara.com/ – RSUD Slamet Martodirdjo atau RSUD Smart Pamekasan kini resmi membuka layanan mamografi untuk mendukung deteksi dini kanker payudara di wilayah Madura dan sekitarnya.
Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat, menyampaikan bahwa rumah sakit telah menerima bantuan alat mamografi dari Kementerian Kesehatan RI. Bantuan ini merupakan bagian dari penguatan layanan penyakit prioritas KJSU: Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi.
“Alhamdulillah, kami telah menerima alat mamografi dari pemerintah pusat. Alat ini akan digunakan untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini,” ujarnya pada Selasa (12/5/2026).
Menurut Syaiful, RSUD Smart menjadi rumah sakit pertama di Madura bagian timur yang memiliki layanan mamografi. Cakupannya meliputi Pamekasan, Sampang, dan Sumenep. Bantuan ini diterima setelah proses pengajuan selama kurang lebih dua tahun.
Penunjukan RSUD Smart sebagai penerima bantuan tidak lepas dari kesiapan layanan kanker yang sudah ada, termasuk ketersediaan dokter spesialis patologi anatomi dan dokter radiologi.
“Mamografi berfungsi untuk menunjang penegakan diagnosis kanker payudara. Alat ini mampu mendeteksi kelainan atau benjolan pada jaringan payudara melalui hasil pencitraan,” jelasnya.
Alat mamografi bekerja dengan memancarkan sinar X berdaya rendah untuk menampilkan kondisi jaringan di dalam payudara. Hasil pemeriksaan membantu dokter melihat adanya benjolan atau kelainan yang tidak normal.
Apabila ditemukan indikasi mencurigakan, dokter spesialis patologi anatomi akan mengambil sampel jaringan untuk memastikan apakah benjolan tersebut bersifat ganas atau jinak. “Patologi anatomi yang menentukan apakah jaringan itu kanker ganas atau tidak. Setelah itu baru ditentukan tindak lanjutnya, apakah operasi atau penanganan lain,” lanjut Syaiful.
Saat ini RSUD Smart Pamekasan memiliki dua dokter spesialis patologi anatomi dan dokter radiologi yang siap mendukung operasional layanan mamografi.
Alat ini merupakan bantuan hibah dari Kemenkes berupa perangkat, bukan dana tunai. Rumah sakit hanya perlu menyiapkan sarana pendukung, termasuk ruang khusus anti radiasi karena mamografi menghasilkan paparan radiasi.
Syaiful memastikan seluruh perangkat, ruangan, dan tenaga medis sudah siap dioperasikan. Layanan mamografi tinggal menunggu pasien untuk mulai dijalankan secara penuh.
Selain faktor kesiapan, penguatan layanan kanker di Pamekasan juga dipengaruhi lokasi strategis dan peran RSUD Smart sebagai rumah sakit pengampu KJSU di wilayah Madura.
“Ke depan, masyarakat yang ingin periksa kanker payudara tidak perlu lagi ke Surabaya. Cukup di Pamekasan saja,” pungkasnya.
Perlu diketahui, layanan mamografi untuk deteksi dini kanker payudara direkomendasikan bagi perempuan usia di atas 40 tahun dan yang memiliki faktor risiko tinggi, seperti adanya riwayat kanker payudara dalam keluarga.
